11 Perbedaan Antara Led Dan Lcd Yang Perlu Diketahui

Saat ini niscaya sudah banyak orang yang mengenal LED dan LCD. Mereka biasanya mengenal kedua ungkapan ini dari televisi yg mereka miliki: TV LED atau TV LCD. Lalu, apa itu LED dan LCD?

LED (Light Emitting Diode) dan LCD (Liquid Crystal Display) yaitu beberapa jenis teknologi layar yg paling terkenal dikala ini. Ada banyak produk elektronik dengan performa yang memakai panel LED maupun LCD, tergolong televisi, smartphone, laptop, dan yang lain sebagainya.

LED merupakan teknologi layar yg lebih maju dari LCD. Oleh alasannya merupakan itu, layar LED memiliki beberapa keunggulan yg tidak dimiliki oleh layar LCD. Bagi yang masih awam, kedua ungkapan ini cukup membingungkan. Oleh alasannya merupakan itu, Carisinyal mulai membahas dua perbedaan antara LED dan LCD di bawah ini.

1. Definisi

apa

* sumber: pixabay.com

LED merupakan abreviasi dari Light Emitting Diode. LED yaitu dioda persimpangan p-n (p buat nyata dan n buat negatif) yg memancarkan cahaya ketika arus listrik mengalir melewatinya ke arah depan. Bahan-bahan yang dipakai dalam LED menegaskan warna cahaya yg dipancarkan, menurut celah pita pada persimpangan p-n.

Ad interim itu, layar LCD (Liquid Crystal Display) didasarkan pada benda yg disebut kristal cair yang memiliki sifat cairan dan padat. Kristal cair memiliki molekul terstruktur, namun masih mengalir seumpama cairan. LCD dibentuk dengan mengapit kristal cair dan elektroda transparan di antara dua filter polarisasi.

Singkatnya, LED yaitu dioda persimpangan p-n yg sanggup memancarkan pada dikala memperoleh arus bias maju (forward bias). Sedangkan LCD memakai filamen cair yg diisi di antara elektroda gelas bagi emisi cahaya.

2. Kontras

Kontras

* sumber: www.maxpixel.net

Disebutkan jika layar LED memiliki kontras dan tingkat hitam (tingkat kecerahan pada bab paling gelap (hitam) dari gambar visual atau tingkat kecerahan di mana tak ada cahaya yang dipancarkan dari layar, menciptakan layar hitam murni) yg lebih baik ketimbang layar LCD.

Hal itu karena kristal cair tak sanggup menghentikan 100% lampu latar dari lampu latar katoda dingin. Dan akhirnya ketika layar hitam ditampilkan pada monitor, itu tidak sepenuhnya hitam. Tetapi, layar LED dengan tepat memamerkan layar hitam alasannya merupakan tak ada cahaya latar sama sekali.

3. Akurasi Rona

Akurasi Warna

* sumber: pxhere.com

Tampilan LED pribadi (direct) dan tepi (edge) dan performa LCD memiliki akurasi warna yg nyaris sama. Akan tetapi, performa LED RGB (warna merah, hijau, dan biru yg digabungkan buat menciptakan lebih dari 16 juta warna cahaya) memiliki akurasi warna yang lebih baik.

Sebagai keterangan, terdapat tiga macam monitor LED yang tersedia menurut cara bagaimana dioda dikontrol di dalam monitor. Ketiganya merupakan LED Direct, LED Edge, dan LED RGB. Monitor yg memakai layar LED Edge dan Direct memakai dioda putih yg dipakai bagi menerangi panel LCD bagi menciptakan mutu gambar yg lebih baik.

4. Kebutuhan Daya

Kebutuhan Daya

* sumber: www.needpix.com

Produk elektronik yang menggunakan layar LED lebih banyak mengonsumsi daya dari pada LCD. Filamen yang dipakai dalam LCD berisikan plasma, yg memerlukan lebih minim daya bagi aktivasi.

Namun, perlu dikenali bahwa konsumsi daya performa komputer atau televisi sungguh bermacam-jenis menurut pada teknologi performa yg digunakan, mutu pabrikan dan bangunan, ukuran layar, performa yg dipertunjukkan (gambar statis atau gambar bergerak), kecerahan layar dan seandainya pengaturan pengurangan daya diaktifkan.

Tampilan LED biasanya mengobrol mode pengurangan daya (power saving) terbaik, sehingga Anda tetap sanggup berhemat. Ketika Anda berbelanja suatu televisi LED misalnya, tetapkan buat mengkalibrasi layarnya dengan benar buat meminimalisir penggunaan daya.

Baca juga:
Hobi Menonton TV? Ini 10 Produk Booster Antena TV Terbaik!

10 Merk TV Box Android yang Bagus dan Berkualitas 2021

Inilah 10 Pilihan Merk Set Top Box Terbaik di Indonesia

Juga, jangan lupa buat mengaktifkan fitur hemat energi, mengendalikan tingkat kecerahan menjadi lebih rendah dan menegaskan monitor beralih ke mode tidur (sleep mode) setelah 5 atau 10 menit tidak aktif.

5. Harga

Price

* sumber: pixabay.com

Produk televisi yg memakai layar LED biasanya memiliki harga jual yg lebih tinggi. Hal itu alasannya yaitu teknologi layar ini memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan LCD, tergolong dalam hal efisiensi dan mutu gambar yg ditampilkan. Selain itu, layar LED juga memungkinkan televisi dibentuk lebih tipis dan lebih ringan.

Jika anggaran Anda masih terbatas dan cuma memerlukan televisi buat sekadar hiburan ringan, maka TV LCD merupakan opsi yang bagus. Namun, seandainya Anda memerlukan televisi bermutu buat hiburan utama, maka TV LED lebih direkomendasikan. Hanya saja siapkan dana yang lebih besar bagi sanggup berbelanja TV LED cita-cita Anda.

6. Penggunaan Merkuri

Penggunaan Merkuri

* sumber: commons.wikimedia.org

Sebagian dari kita mungkin sudah mengenal merkuri atau raksa atau hydrargyrum. Unsur kimia pada tabel periodik dengan simbol Hg dan nomor atom 80 ini identik dengan hal yg berbahaya, baik bagi insan maupun lingkungan. Hal itu benar adanya alasannya merupakan merkuri memiliki sifat toksik atau beracun.

Merkuri yang berupa cair dalam suhu kamar dan berwarna keperakan ini yaitu salah satu unsur yg dipakai buat menciptakan layar LCD (digunakan pada lampu katoda dalam cahaya latar LCD). Oleh alasannya yaitu itu, ada suatu kondisi di mana layar LCD sanggup berbahaya bagi insan jika terjadi kontak dengannya.

Merkuri tidak dipakai dalam layar LED, sehingga lebih kondusif dipakai dan ramah lingkungan. Jika Anda seorang pegiat lingkungan, Anda mungkin mulai lebih menegaskan layar LED ketimbang LCD. Jadi, mana yang lebih baik dan patut diseleksi menurut Anda?

7. Perbedaan Lainnya

Harga monitor LED

Berikut merupakan perbedaan-perbedaan antara LED dan LCD lainnya:

  • Layar LED memiliki resolusi yg jauh lebih baik ketimbang LCD. Resolusi sendiri yaitu jumlah piksel pada performa layar. Semakin tinggi resolusi suatu tampilan, maka kian anggun pula mutu tampilannya.
  • LED memiliki area performa yg kecil dibandingkan LCD. Hal itu alasannya yaitu LED menggunakan dioda persimpangan p-n yg menunjukkan cahaya cuma dalam satu arah, sedangkan LCD menyala di semua arah.
  • LED menggunakan gallium arsenides (GaAs, senyawa dari unsur-unsur gallium dan arsenik) yang memancarkan cahaya dikala dipanaskan, sedangkan LCD memakai kristal cair yg diberi energi dan mengobrol cahaya.
  • Waktu switching atau pengalihan LED lebih minim dibandingkan dengan LCD. Waktu pengalihan yaitu waktu aktif dan nonaktif dari tampilan.
  • Arus searah (direct current) meminimalisir masa pakai LCD sedangkan LED tak besar lengan berkuasa padanya.

Nah, itulah beberapa perbedaan antara LED dan LCD yg perlu diketahui. Kemungkinan masih ada lagi perbedaan-perbedaan kecil yg yang lain yang tak disebutkan di sini. Namun, pada dasarnya telah dibahas di atas dan sekarang Anda telah mengenali sejumlah kelebihan dan kelemahan dari masing-masing teknologi layar.

Jika Anda berencana untuk berbelanja produk-produk LED atau LCD, seharusnya pahami bahasan memukau Carisinyal perihal merk LED TV yg anggun dan berkualitas, tips menegaskan monitor LED atau LCD terbaik buat PC gaming, sampai cara membersihkan layar TV LED dengan baik dan benar.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *